<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Eriawankamil's Weblog</title>
	<atom:link href="http://eriawankamil.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://eriawankamil.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Apr 2008 12:32:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='eriawankamil.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/50490c52d5f9fdbbd7fffd47acdb8292?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Eriawankamil's Weblog</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Sejarah Munculnya Google</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/04/23/sejarah-munculnya-google/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/04/23/sejarah-munculnya-google/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 12:32:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[TULISAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Google…
unik namanya, unik sejarahnya
Siapa yang tak kenal dengan Google. Bagi semua peselancar dunia cyber pasti sudah sangat akrab dengan Om Google ini. Google sangat terkenal dengan mesin pencari di rimba belantara dunia maya. Yang perlu dilakukan hanyalah mengetik kata sandi yang diinginkan maka Om Google akan melacak dan mencari informasi apapun yang diinginkan.
Google dengan dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=23&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Google…<br />
unik namanya, unik sejarahnya</p>
<p>Siapa yang tak kenal dengan Google. Bagi semua peselancar dunia cyber pasti sudah sangat akrab dengan Om Google ini. Google sangat terkenal dengan mesin pencari di rimba belantara dunia maya. Yang perlu dilakukan hanyalah mengetik kata sandi yang diinginkan maka Om Google akan melacak dan mencari informasi apapun yang diinginkan.</p>
<p>Google dengan dua &#8220;o&#8221; pun unik, sebab jika data hasil pencarian ditemukan, jumlah &#8220;o&#8221; akan muncul sebanyak Web yang didapat oleh mesin pencari.</p>
<p>Kata Google berasal dari kata Googlo. Kata itu diciptakan oleh Milton Sirotta, Ponakan Edward Kasner seorang ahli Matematika dari AS. Sirotta membuat istilah Googlo untuk menyebutkan angka 1 (satu) yang diikuti 100 angka 0 (nol), Oleh karena itu penggunaan kata Google merupakan Refleksi dari kata Googlo.</p>
<p>Tapi tahukan Anda, Google tak hanya unik dari asal katanya. Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan (24), yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid (23) yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.<span id="more-23"></span></p>
<p>Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan. Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.</p>
<p>Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus.<br />
Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.</p>
<p>Gayung pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. Pertemuana mereka terjadi pada pagi buta di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto. Larry dan Sergey memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama.</p>
<p>Melalui demo itu Andy setuju untuk memberikan bantuan dana berupa sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.</p>
<p>Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1 juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park, California.</p>
<p>Misi Google adalah, &#8220;untuk mengumpulkan informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses secara universal dan berguna.&#8221; Filosofi Google meliputi slogan seperti &#8220;Don`t be evil&#8221;, dan &#8220;Kerja harusnya menatang dan tantangan itu harusnya menyenangkan&#8221;, menggambarkan budaya perusahaan yang santai.</p>
<p>Saat ini Google merupakan sebuah perusahaan berpredikat nomor satu dalam top 100 perusahaan yang paling diminati di Amerika, dengan jumlah pegawai sekitar 10 ribu orang.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=23&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/04/23/sejarah-munculnya-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beberapa Warisan Pak Harto Buat Bangsa Indonesia???</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/21/beberapa-warisan-pak-harto-buat-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/21/beberapa-warisan-pak-harto-buat-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 15:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[=== Bidang Politik ===
Sebagai presiden Indonesia selama lebih dari 30 tahun, Soeharto telah banyak mempengaruhi sejarah Indonesia. Dengan pengambil alihan kekuasaan dari Soekarno, Soeharto dengan dukungan dari [[Amerika Serikat]] memberantas paham [[komunisme]] dan melarang pembentukan partai komunis. Dijadikannya [[Timor Timur]] sebagai provinsi ke-27 (saat itu) juga dilakukannya karena kekhawatirannya bahwa partai [[Fretilin]] (&#8221;Frente Revolucinaria De [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=21&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>=== Bidang Politik ===<br />
Sebagai presiden Indonesia selama lebih dari 30 tahun, Soeharto telah banyak mempengaruhi sejarah Indonesia. Dengan pengambil alihan kekuasaan dari Soekarno, Soeharto dengan dukungan dari [[Amerika Serikat]] memberantas paham [[komunisme]] dan melarang pembentukan partai komunis. Dijadikannya [[Timor Timur]] sebagai provinsi ke-27 (saat itu) juga dilakukannya karena kekhawatirannya bahwa partai [[Fretilin]] (&#8221;Frente Revolucinaria De Timor Leste Independente&#8221; /partai yang berhaluan sosialis-komunis) akan berkuasa di sana bila dibiarkan merdeka. Hal ini telah mengakibatkan menelan ratusan ribu korban jiwa sipil.<span id="more-21"></span></p>
<p>=== Bidang Kesehatan ===<br />
Untuk mengendalikan jumlah penduduk Indonesia, Soeharto memulai kampanye [[Keluarga Berencana]] yang menganjurkan setiap pasangan untuk memiliki secukupnya 2 anak. Hal ini dilakukan untuk menghindari ledakan penduduk yang nantinya dapat mengakibatkan berbagai masalah, mulai dari kelaparan, penyakit sampai kerusakan lingkungan hidup.<br />
=== Bidang Pendidikan ===<br />
Dalam bidang [[pendidikan]] Soeharto mempelopori proyek [[Wajib Belajar]] yang bertujuan meningkatkan rata-rata taraf tamatan sekolah anak Indonesia. Pada awalnya, proyek ini membebaskan murid pendidikan dasar dari uang sekolah ([[Sumbangan Pembiayaan Pendidikan]]) sehingga anak-anak dari keluarga miskin juga dapat bersekolah. Hal ini kemudian dikembangkan menjadi Wajib Belajar 9 tahun.<!--more--></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=21&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/21/beberapa-warisan-pak-harto-buat-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wow Rumah Abadi Pak Harto Sangat Megah</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/21/wow-rumah-abadi-pak-harto-sangat-megah/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/21/wow-rumah-abadi-pak-harto-sangat-megah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 14:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Astana Giribangun adalah sebuah mausoleum bagi keluarga mantan presiden Indonesia ke-2, Suharto. Lokasinya berada di sebelah timur kota Surakarta, Indonesia, tepatnya di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, sekitar 35 km dari Surakarta.
Bangunan
Makam ini dibangun di atas sebuah bukit, tepat di bawah Astana Mangadeg, komplek pemakaman para penguasa Mangkunegaran, salah satu pecahan Kesultanan Mataram. Astana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=20&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><b>Astana Giribangun</b> adalah sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mausoleum&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Mausoleum (belum dibuat)">mausoleum</a> bagi keluarga mantan presiden <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia">Indonesia</a> ke-2, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suharto" class="mw-redirect" title="Suharto">Suharto</a>. Lokasinya berada di sebelah timur kota <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta" title="Surakarta">Surakarta</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia">Indonesia</a>, tepatnya di Desa Girilayu, Kecamatan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matesih%2C_Karanganyar" title="Matesih, Karanganyar">Matesih</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Karanganyar" title="Kabupaten Karanganyar">Kabupaten Karanganyar</a>, sekitar 35 km dari Surakarta.</p>
<h2><span class="mw-headline">Bangunan</span></h2>
<p>Makam ini dibangun di atas sebuah bukit, tepat di bawah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astana_Mangadeg" title="Astana Mangadeg">Astana Mangadeg</a>, komplek pemakaman para penguasa <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mangkunegaran" class="mw-redirect" title="Mangkunegaran">Mangkunegaran</a>, salah satu pecahan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Mataram" title="Kesultanan Mataram">Kesultanan Mataram</a>. Astana Mangadeg berada di ketinggian 750 meter dpl, sedangkan Giribangun pada 666 meter dpl. Di Astana Mangadeg dimakamkan Mangkunegara (MN) I alias Pangeran Sambernyawa, MN II, dan MN III.</p>
<p>Pemilihan posisi berada di bawah Mangadeg itu bukan tanpa alasan; untuk tetap menghormat para penguasa Mangkunegaran, mengingat Ibu Tien Soeharto adalah keturunan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mangkunegoro_III&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Mangkunegoro III (belum dibuat)">Mangkunegoro III</a>. Komplek makam ini memiliki tiga tingkatan cungkup (bangunan makam): cungkup Argo Sari teletak di tengah-tengah dan paling tinggi, di bawahnya, terdapat cungkup Argo Kembang, dan paling bawah adalah cungkup Argo Tuwuh.<span id="more-20"></span></p>
<p>Pintu utama Astana Giribangun terletak di sisi utara. Sisi selatan berbatasan langsung di jurang yang di bawahnya mengalir Kali Samin yang berkelok-kelok indah dipandang dari areal makam. Terdapat pula pintu di bagian timur kompleks makam yang langsung mengakses ke Astana Mangadeg.</p>
<p>Selain bangunan untuk pemakaman, terdapat sembilan bangunan pendukung lainnya. Di antaranya adalah masjid, rumah tempat peristirahatan bagi keluarga Soeharto jika berziarah, kamar mandi bagi peziarah utama, tandon air, gapura utama, dua tempat tunggu atau tempat istirahat bagi para wisatawan, rumah jaga dan tempat parkir khusus bagi mobil keluarga.</p>
<p>Di bagian bawah, terdapat ruang parkir yang sangat luas. Di masa Soeharto berkuasa, di areal ini terdapat puluhan kios pedagang yang berjualan suvenir maupun makanan untuk melayani peziarah dan wisatawan. Namun kini di tempat itu tidak diizinkan lagi menjadi tempat berjualan dengan alasan keamanan dan ketenangan.</p>
<p><a title="Argo_Sari" name="Argo_Sari" id="Argo_Sari"></a><span class="editsection"></span><span class="mw-headline">Argo Sari</span></p>
<p>Makam yang luas itu terdiri dari beberapa bagian. Di antaranya adalah bagian utama yang disebut Cungkup Argosari yang berada di dalam ruangan tengah seluas 81 meter persegi dengan dilindungi cungkup berupa rumah bentuk joglo gaya Surakarta beratap sirap. Dinding rumah terbuat dari kayu berukir gaya Surakarta pula.</p>
<p>Di ruangan ini hanya direncanakan untuk lima makam. Saat ini paling barat adalah makam Siti Hartini, di tengah terdapat makam pasangan Soemarharjomo (ayah dan ibu Tien) dan paling timur adalah makam Ibu Tien Soeharto. Tepat di sebelah barat makam Ibu Tien terdapat makam Soeharto.</p>
<p>Masih di bagian Argosari, tepatnya di emperan cungkup seluas 243 meter persegi, terdapat tempat yang direncanakan untuk makam 12 badan.</p>
<p>Di beranda cungkup seluas 405 meter persegi terdapat areal untuk 48 badan. Yang berhak dimakamkan di tempat itu adalah penasihat, pengurus harian serta anggota pengurus Yayasan Mangadeg yang mengelola pemakaman tersebut. Termasuk yang berhak dimakamkan di tempat itu adalah pengusaha <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sukamdani_Sahid_Gitosardjono&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Sukamdani Sahid Gitosardjono (belum dibuat)">Sukamdani Sahid Gitosardjono</a> beserta istri.</p>
<p><a title="Argo_Kembang" name="Argo_Kembang" id="Argo_Kembang"></a><span class="editsection"></span> <span class="mw-headline">Argo Kembang</span></p>
<p>Bagian yang berada di luar lokasi utama adalah Cungkup Argokembang seluas 567 meter persegi. Tempat ini tersedia tempat bagi 116 badan. Yang dapat dimakamkan di lokasi itu adalah para pengurus pleno dan seksi Yayasan Mangadeg ataupun keluarga besar Mangkunegaran lainnya yang dianggap berjasa kepada yayasan yang mengajukan permohonan untuk dimakamkan di astana tersebut.</p>
<p><a title="Argo_Tuwuh" name="Argo_Tuwuh" id="Argo_Tuwuh"></a><span class="editsection"></span><span class="mw-headline">Argo Tuwuh</span></p>
<p>Paling luar adalah Cungkup Argotuwuh seluas 729 meter persegi. Tempat ini tersedia tempat bagi 156 badan. Seperti halnya Cungkup Argo Kembang, yang berhak dimakamkan di lokasi itu adalah para pengurus Yayasan Mangadeg ataupun keluarga besar Mangkunegaran lainnya yang mengajukan permohonan.</p>
<p><a title="Sejarah" name="Sejarah" id="Sejarah"></a><span class="editsection"></span><span class="mw-headline">Sejarah</span></p>
<p>Astana Giri Bangun dibangun pada tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1974" title="1974">1974</a> oleh Yayasan Mangadeg Surakarta, dan diresmikan penggunaannya para tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1976" title="1976">1976</a>. Peresmian itu ditandai dengan pemindahan sisa jenazah Soemaharjomo (ayahanda Tien Soharto) dan Siti Hartini Oudang (kakak tertua Ibu Tien), yang keduanya sebelumnya dimakamkan di Makam Utoroloyo, salah satu makam keluarga besar keturunan Mangkunegaran yang berada di Kota Solo.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=20&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/21/wow-rumah-abadi-pak-harto-sangat-megah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persepsi negatif dalam otak sebabkan persulit pencarian jodoh.</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/16/persepsi-negatif-dalam-otak-sebabkan-persulit-pencarian-jodoh/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/16/persepsi-negatif-dalam-otak-sebabkan-persulit-pencarian-jodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 14:31:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[CELOTEH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/16/persepsi-negatif-dalam-otak-sebabkan-persulit-pencarian-jodoh/</guid>
		<description><![CDATA[Masih dalam suasana menyambut Valentine Day 14 FEB yl, sekelompok ilmuwan peneliti dari institusi riset terkemuka INSEAD mempublikasikan eksperimen penelitian yang hasilnya menelurkan kesimpulan, bahwa ternyata berkenaan dalam upaya menemukan pasangan idaman maka “pejomblo” alias para pencari jodoh cenderung tanpa sadar terjebak dalam kelemahan pola pikir bersifat bawaan / kognitif orang yang muncul apabila menghadapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=19&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Masih dalam suasana menyambut Valentine Day 14 FEB yl, sekelompok ilmuwan peneliti dari institusi riset terkemuka INSEAD mempublikasikan eksperimen penelitian yang hasilnya menelurkan kesimpulan, bahwa ternyata berkenaan dalam upaya menemukan pasangan idaman maka “<i>pejomblo</i>” alias para pencari jodoh cenderung tanpa sadar terjebak dalam kelemahan pola pikir bersifat bawaan / kognitif orang yang muncul apabila menghadapi kondisi untuk menetapkan suatu keputusan dalam situasi yang sepertinya amat sulit atau “<i>impossible</i>” , a.l yakni menetapkan pilihan hati sebagai pasangan hidup, dengan menebak serampangan cara “rule of thumb”. Yang pada prakteknya praktis cuman coba-coba menerka berpatokan akal sehat : “commonsense” yang berasal dari pola pandang / persepsi “trial-and error” .<span id="more-19"></span></p>
<p>Bukan merupakan isapan jempol semata apabila dalam pengantar penelitian yang mengupas topik “<i>value heuristic</i>” para Peneliti lebih dahulu mengedepankan pengamatan bahwa maraknya beragam sarana pencarian jodoh pada masa kini seperti; ramainya <i>single bar</i>, semakin tingginya usia awal menikah, meluasnya kontak jodoh baik di surat kabar maupun dunia maya Internet, semua ini seakan mencerminkan betapa tetap tingginya keinginan manusia untuk menemukan pasangan hidup, namun celakanya betapa upaya pencarian jodoh seakan menjadi semakin sulit untuk berburu jodoh bagaikan “<i>mission impossible</i>”; berhubung kondisi di seputar dunia sepertinya semakin langka akan terdapatnya calon-calon pasangan menarik.<br />
Kelompok peneliti INSEAD berkeahlian psikologi Xianchi Dai, Klaus Wertenbroch dan Miguel Brendl mengemukakan hasil penelitian dalam journal ilmiah Psychological Science edisi Januari yl. Dan pantaslah kalangan “<i>pejomblo</i>” berterima kasih atas hasil kajian penelitian kelompok ilmuwan INSEAD &#8212;Institusi kajian studi Manajemen bertaraf Internasional berkualitas top yang berlokasi kampus di Perancis dan Singapore&#8212; yang menyimpulkan bahwa situasi semakin langka pasangan jodoh sesungguhnya segalanya berpusar pada pandangan yang salah dalam pola pemikiran orang sendiri. Dengan menyadari akan adanya kesalahan pola pikir bawaan / kognitif seperti ini maka solusi pemecahan masalah mesti berawal dari dalam diri sendiri.<br />
Kajian psikologis akan “<i>value heuristic</i>” merumuskan pandangan yang terpatri dalam pola pikir dalam jaringan syaraf otak manusia, bahwa selamanya sesuatu yang amat berharga memang akan jarang didapat di dunia. Terdapat kaitan antara kelangkaan dengan nilainya yang dianggap tinggi atau amat berharga. Contohnya bahwa emas dipandang barang yang amat berharga karena langka atau sulit mendapatkannya. Pandangan demikian pun tanpa sadar terbawa dalam hal menetapkan keputusan yang teramat penting dalam hidup seseorang dalam menemukan pasangan hidup !</p>
<p>Dalam eksperimen penelitian dilakukan atas sekelompok orang berusia muda diminta untuk melihat secara acak tak berurutan sejumlah 100 gambar yang terdiri atas setengahnya adalah gambar bunga dan setengah sisanya burung. Partisipan peneliti mengikuti undian sekeping uang logam guna metetapkan untuk mengamati salah satu obyek &#8212;burung atau bunga&#8212; kemudian diberitahu akan dibayar beberapa sen dollar yang dikalikan sesuai setiap jumlah obyek yang pengamatan masing-masing. Pada sesie akhir eksperimen saat akan membayarkan honor setiap responden penelitian diselidik terlebih dahulu perkiraan berapa total jumlah obyek yang sesuai dengan penugasan pengamatan.<br />
Hasilnya menunjukkan bahwa responden yang ditugaskan untuk mengamati gambar burung selalu mengemukakan, bahwa jumlah burung adalah lebih sedikit atau langka adanya. Demikian pula sebaliknya bagi responden yang mesti mengamati bunga mengemukakan pernyataan serupa. Padahal sesungguhnya jumlah keduanya adalah sama. Peneliti menyimpulkan bahwa eksperimen yang secara langsung berkaitan dengan mendapatkan penghargaan bernilai imbalan tinggi menjadikan orang kemudian salah persepsi berkenaan dengan kelangkaan.</p>
<p>Guna lebih meyakinkan hasil kajian, maka para peneliti melakukan eksperimen lanjutan; untuk kali ini dihadapan responden baik pria maupun wanita ditampilkan gambar pria dan wanita; yang terdiri atas sosok berpenampilan menarik ataupun biasa. Kemudian pada akhir sesie pengamatan para responden diminta menyebutkan prakiraan jumlah setiap obyek masing-masing. Dan ternyata hasilnya adalah baik pada partisipan pria atau wanita selalu menganggap jumlah gambar lawan jenisnya adalah lebih sedikit jumlah atau langka adanya jika dibanding terhadap gambar kaum sejenisnya.<br />
Seperti halnya dengan eksperimen berilustrasi gambar burung dan bunga, para partisipan penelitian tahap lanjut ini pun cenderung terpengaruh dengan keinginan emosional atau dambaan dalam diri masing-masing, hingga akhirnya alam bawah sadarnya menilai apa yang didambakan seakan lebih langka keberadaannya.</p>
<p>Sumber: Ragam info up-dates. / Rizal AK.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=19&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/16/persepsi-negatif-dalam-otak-sebabkan-persulit-pencarian-jodoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIPS MEMILIH PERGURUAN TINGGI</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/16/tips-memilih-perguruan-tinggi/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/16/tips-memilih-perguruan-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 12:05:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Memilih Perguruan Tinggi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[ &#8220;Mau nerusin ke mana setelah SMU ?&#8221; Mungkin itu yang ada di benak siswa-siswi yang udah kelas tiga SMU. Pertanyaan klasik yang susah untuk dijawab. Karena saat ini sudah banyak sekali perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang ada di Indonesia. Nah, untuk memudahkan kamu yang akan lulus, simak tips berikut untuk memilih perguruan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=18&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">&#8220;Mau nerusin ke mana setelah SMU ?&#8221; Mungkin itu yang ada di benak siswa-siswi yang udah kelas tiga SMU. Pertanyaan klasik yang susah untuk dijawab. Karena saat ini sudah banyak sekali perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang ada di Indonesia. Nah, untuk memudahkan kamu yang akan lulus, simak tips berikut untuk memilih perguruan tinggi. </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2"><b> MINAT </b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">Faktor utama yang harus diketahui adalah minat kamu sendiri. Kalo kamu sudah tahu minat kamu ingin melanjutkan ke program studi apa, akan semakin memudahkan kamu memilih perguruan tinggi dan yang lebih penting kamu akan mudah dan terpacu untuk menyelesaikan studimu. </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2"><b> BIAYA </b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">Seringkali universitas yang kita inginkan tidak sesuai dengan keadaan keuangan orangtua kita. Kuliah di Perguruan Tinggi memang banyak komponen biayanya seperti misalnya uang pendaftaran, uang gedung, spp, uang praktikum, dan lain-lain. Yang lebih tidak bisa diperkirakan adalah biaya mendadak seperti fotokopi, beli buku, ataupun transportasi. Belum lagi jika kita harus kos karena tempat kuliah yang jauh dari rumah. Jadi, supaya amannya, pada saat kamu akan melakukan pendaftaran, tanyakan secara detail biaya apa saja yang harus kamu tanggung selama kuliah. Perhitungkan juga biaya lain-lain yang akan kamu tanggung saat menjadi mahasiswa. Diskusikan masalah tersebut bersama ortu agar ortu tidak kalang kabut mencari biaya setelah kamu kuliah di tempat tersebut. <span id="more-18"></span></font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2"><b> PROSPEK </b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">Saat ini banyak sekali program studi yang ditawarkan baik oleh PTN maupun PTS, tentu tidak semuanya menjanjikan prospek pekerjaan yang cerah di masa mendatang. Manakah yang akan kamu pilih, program studi yang selalu menjadi favorit, tapi pada akhirnya banyak lulusannya yang menganggur ataukah program studi yang tidak termasuk kategori favorit, tapi begitu lulus langsung dapat kerja (biasanya karena lulusannya yang langka sedangkan dunia kerja masih sangat terbuka)?? Kamu harus dapat memprediksi prospek bidang studi yang anda pilih dalam memasuki lapangan pekerjaan sesudah lulus nanti. Bertanyalah kepada orang tua, guru, teman, konsultan, atau siapapun. Jangan pertaruhkan masa depanmu. </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2"><b> REPUTASI </b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">Apakah kamu memilih perguruan tinggi karena perguruan tinggi tersebut terkenal saja? Wah�itu salah. Ada beberapa faktor yang harus kamu pertimbangkan jika kamu ingin memilih perguruan tinggi tersebut, misalkan bagaimana fasilitas belajar-mengajarnya, kualitas lulusannya, dan bagaimana reputasi perguruan tinggi tersebut di kalangan pendidik. </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2"><b> STATUS AKREDITASI </b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">Kalau tahun-tahun sebelumnya kamu kenal dengan status disamakan, diakui ataupun terdaftar, sekarang ini ada yang dinamakan dengan status akreditasi. Status inilah yang saat ini menjadi salah satu faktor utama yang digunakan oleh PTS untuk mengiklankan dirinya. Status ini diberikan untuk program studi yang diselenggaran dan bukan pada keseluruhan jurusan/program studi pada suatu perguruan tinggi. Status akreditasi ini menentukan kemandirian suatu program studi dalam melaksanakan proses belajar mengajar. </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2"><b> JALUR DAN JENJANG PENDIDIKAN </b>  </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">Saat ini banyak sekali program pendidikan dengan berbagai jangka waktu tempuh pendidikan. Untuk itu kamu bisa memilih berapa lama akan menghabiskan waktu yang tentunya disesuaikan dengan kemampuan kamu. Untuk Indonesia, kita memiliki 2 jenjang jalur pendidikan yaitu jalur akademik (strata 1, 2, 3) serta jalur profesional (diploma 1, 2, 3). Jalur akademik menekankan pada penguasaan ilmu pengetahuan, sedangkan jalur profesional menekankan pada keahlian tertentu. Tapi ingat, kamu juga harus bisa membedakan antara jalur diploma yang diselenggarakan oleh suatu perguruan tinggi dan jalur diploma yang diselenggarakan oleh lembaga kursus. Biasanya lembaga kursus akan menjaring siswanya dengan mengiming-imingi kata-kata &#8217;setara&#8217; diploma 1, diploma 2 atau diploma 3. Pada kenyataannya sertivikat yang akan kita terima tidak dapat kita gunakan untuk transfer/alih pendidikan di perguruan tinggi lain. Hal ini karena sertivikat yang dikeluarkan oleh lembaga kursus hingga saat ini belum diakui untuk dapat disetarakan dengan diploma dari perguruan tinggi. </font></p>
<p align="justify"> <font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2"><b> FASILITAS PENDIDIKAN </b> </font></p>
<p><font color="brown" face="Comic Sans MS" size="2">Hati-hatilah dengan tampilan fisik. Himbauan ini nggak hanya berlaku kalo kita memilih teman, tetapi berlaku juga jika kita akan memilih suatu perguruan tinggi. Gedung megah dan ber-AC saja tidak cukup untuk menjamin berlangsungnya proses belajar mengajar yang baik. Fasilitas utama yang harus kami ketahui dalam suatu perguruan tinggi adalah seberapa baik dan bagusnya fasilitas seperti laboratorium (komputer, akuntansi, bahasa, dan lain-lain), studio dan perpustakaan yang dim</font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=18&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/16/tips-memilih-perguruan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramai &#8211; Ramai Buat Seminar Demi Sertifikasi Guru</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/05/ramai-ramai-buat-seminar-demi-sertifikasi-guru/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/05/ramai-ramai-buat-seminar-demi-sertifikasi-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 13:44:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[ Penilaian sertifikasi lewat portofolio dianggap tidak efektif. Salah satunya adalah dengan semakin banyaknya pelaksanaan seminar sehari yang ditujukan buat para guru dan penilaian ini membuat guru beramai-ramai mengikuti seminar demi sertifikat. Padahal, meskipun materi yang disampaikan dalam seminar itu belum tentu sesuai dengan kebutuhan guru. Belum lagi dengan mengikuti seminar pada hari sekolah, guru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=17&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font size="2"> Penilaian sertifikasi lewat portofolio dianggap tidak efektif. Salah satunya adalah dengan semakin banyaknya pelaksanaan seminar sehari yang ditujukan buat para guru dan penilaian ini membuat guru beramai-ramai mengikuti seminar demi sertifikat. Padahal, meskipun materi yang disampaikan dalam seminar itu belum tentu sesuai dengan kebutuhan guru. Belum lagi dengan mengikuti seminar pada hari sekolah, guru berpotensi menelantarkan siswanya. contoh yang paling konkrit terjadi pada hari minggu tanggal 2 di TTUC cimahi diadakan sebuah seminar yang penulis lupa siapa yang melaksanakan seminarnya, hal yang paling lucunya adalah seminarnya belum dilaksanakan tetapi sertifikatnya sudah diberikan kepada guru yang telah mendaftar. oleh karena itu perlu ada sebuah koreksi dari pemerintah mengenai prasyarat pelaksanaan seminar yang dijadikan lahan oleh sebagian orang untuk mengais rezeki dari guru &#8211; guru yang butuh sertifikat guna menunjang perolehan nilai dalam portofolionya </font></p>
<p><font size="2"></font></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=17&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/03/05/ramai-ramai-buat-seminar-demi-sertifikasi-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEBUAH PENJARA ITU BERNAMA SEKOLAH</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/13/sebuah-penjara-itu-bernama-sekolah/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/13/sebuah-penjara-itu-bernama-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 13:57:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[CELOTEH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[ Saya saat ini masih dalam frame &#8216;miris&#8217;. Pengalaman mengejutkan tentang perilaku guru pada siswanya sampai sekarang belum sebaik yang saya baca di blog Sekolah Alam, cerita-cerita di buku, dan diskusi dengan kawan-kawan di tempat kuliah atau di lembaga pendidikan unformal. Pertentangan antara pendidikan yang membebaskan dengan muatan-muatan titipan dan pesanan-pesanan masa depan membuat saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=16&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font face="arial" size="2"> Saya saat ini masih dalam frame &#8216;miris&#8217;. Pengalaman mengejutkan tentang perilaku guru pada siswanya sampai sekarang belum sebaik yang saya baca di blog Sekolah Alam, cerita-cerita di buku, dan diskusi dengan kawan-kawan di tempat kuliah atau di lembaga pendidikan unformal. Pertentangan antara pendidikan yang membebaskan dengan muatan-muatan titipan dan pesanan-pesanan masa depan membuat saya sering frustasi. Siapa yang mendukung saya? Siapa yang tidak setuju dengan sikap oknum guru yang kelewatan kasar, menendang tubuh siswa ketika gaduh sewaktu upacara akan dimulai? Siapa yang mendukung saya, untuk mengurangi beban hidup mereka, &#8220;Tidak ada PR, anak-anak!&#8221; Siapa yang bisa kompak menentang hukuman berdiri di depan kelas selama jam pelajaran dan lari mengitari lapangan jika tidak mengumpulkan tugas? Siapa yang bisa diajak bertukar pikiran tentang sekolah yang kembali ke zaman Flinstone? Di sekolah tempat saya mengajar tidak saya temukan siapa-siapa. Akibatnya, saya sangat tidak menikmati hari-hari mengajar. Datang ketika jamnya dan segera pulang jika jam mengajar berakhir.<span id="more-16"></span></font></p>
<p><font face="arial" size="2">Jika di Sekolahku Cintaku ada PTTN, saya ingin ada juga pembebasan terhadap dogma jati diri guru, tentu saja selain arahan-arahan untuk membebaskan diri dari belenggu penjara sekolah-bukankah pengekangan sama dengan penjara? Dulu guru harus bersanggul-berkebaya, untuk yang perempuan. Sekarang? Baju safari, sepatu fantopel, tas kerja seperti menjadi atribut wajib bagi seorang guru. Image building, mungkin. Padahal.saya akan bebas berekspresi dengan pakaian sporty. Saya rasa tak masalah makan siang bareng anak-anak, kumpul dengan mereka dan mengomentari kisah seru remaja. Tak salah saya menggunakan ransel, karena di dalamnya saya bisa bawa banyak buku cerita dan benda-benda aneh untuk mereka amati. Bukankah seperti itulah seharusnya seorang guru. Apa bedanya kita dengan mereka? Sadar atau tidak, kita sering berganti posisi dengan siswa/i itu. Mereka mengajarkan banyak hal. Mereka guru dan kita murid. Tentu akan sulit bagi kita untuk mempelajari mereka dengan utuh jika terjadi dikotomi. Bukankah kita adalah kawan yang membuat mereka merasa nyaman untuk bertanya dan menjawab banyak hal dengan gaya mereka sendiri?</font></p>
<p><font face="arial" size="2">Sering saya berpikir, apa saya tidak dewasa? Pertanyaan ini timbul akibat tidak percaya diri terhadap cita-cita yang sengaja digantungkan setinggi langit. Haha.sekarang saya jadi tertawa sendiri. Ternyata, menjadi dewasa sering kali menjadi kejam terhadap diri sendiri dan jika kita seorang guru atau (calon) orang tua, maka kita sudah sangat kejam terhadap masa depan siswa dan (calon) anak-anak kita. Iya, kan? Orang-orang yang memformat kedewasaan seringkali malah mengabaikan hal-hal kecil dan mulia untuk dilakukan, seperti tersenyum kepada orang lain yang berlaku kocak, bertanya tentang banyak hal yang mengherankan, ikut menyumbangkan saran terhadap pemecahan masalah orang lain tanpa tendensi, dan perilaku-perilaku lain yang tulus dan spontan.</font></p>
<p><font face="arial" size="2">Jadi, kesimpulan saya, menjadi dewasa seharusnya menjadi lebih mengerti tentang dunia dan tidak begitu saja terpengaruh terhadap sederetan tuntutan yang sering kali tidak manusiawi. &#8220;Hei, itu! Ya, yang di sana. Kamu tertawa terus dari tadi. Apa yang lucu? Coba, konsen sedikit lah!&#8221; Ini teguran keras saya pada siswa yang bercanda ketika pelajaran dimulai.(maklumlah, lagi frustasi) Padahal, mereka kan anak-anak. Kelak mereka akan selalu konsentrasi saat konsentrasi pada pelajaran memang benar-benar dirasakan manfaatnya. Sedangkan kini? Sekolah? Ah, beraaaat! Konsentrasi? Susaaaah! Jadi pintar? Jauuuuh!</font></p>
<p><font face="arial" size="2">Saya gemas. Ingin rasanya kusulap sebuah sekolah yang menyenangkan bagi anak-anak. Sebuah sekolah yang semua programnya disambut dengan ceria dan mereka berlomba-lomba untuk mengajak orang-orang di sekitarnya dengan bahagia untuk mendengarkan pengalaman bersekolah. Mereka akan bercerita tentang petualangan bersama gurunya, tentang pemberian sumbangan, tentang penghargaan terhadap karya, tentang perencanaan kegiatan belajar, tentang diskusi di pinggir sungai kecil, dan sebagainya, dan sebagainya. Mereka hidup. Mereka tak takut dengan masa depan dan kedewasaan.</font></p>
<p><font face="arial" size="2">Insyaallah ini bukan sekadar mimpi. Kelak, anak-anak di banyak tempat akan bersorak, &#8220;Ayooo seeekooolaaah!!!&#8221;</font></p>
<p>STOP VIOLENCE di SEKOLAH</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=16&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/13/sebuah-penjara-itu-bernama-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/13/model-pembelajaran-portofolio-pendidikan-kewarganegaraan/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/13/model-pembelajaran-portofolio-pendidikan-kewarganegaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 12:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Model Pembelajaran PKn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Masalah utama dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) ialah penggunaan metode atau model pembelajaran dalam menyampaikan materi pelajaran secara tepat, yang memenuhi muatan tatanan nilai, agar dapat diinternalisasikan pada diri siswa serta mengimplementasikan hakekat pendidikan nilai dalam kehidupan sehari-hari-belum memenuhi harapan seperti yang diinginkan.
Hal ini berkaitan dengan kritik masyarakat terhadap materi pelajaran PKn yang tidak bermuatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=15&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Masalah utama dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) ialah penggunaan metode atau model pembelajaran dalam menyampaikan materi pelajaran secara tepat, yang memenuhi muatan tatanan nilai, agar dapat diinternalisasikan pada diri siswa serta mengimplementasikan hakekat pendidikan nilai dalam kehidupan sehari-hari-belum memenuhi harapan seperti yang diinginkan.<br />
Hal ini berkaitan dengan kritik masyarakat terhadap materi pelajaran PKn yang tidak bermuatan nilai-nilai praktis tetapi hanya bersifat politis atau alat indoktrinasi untuk kepentingan kekuasaan pemerintah. Metode pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) terkesan sangat kaku, kurang fleksibel, kurang demokratis, dan guru cenderung lebih dominan one way method.<br />
Guru PKn mengajar lebih banyak mengejar target yang berorientasi pada nilai ujian akhir, di samping masih menggunakan model konvensional yang monoton, aktivitas guru lebih dominan daripada siswa, akibatnya guru seringkali mengabaikan proses pembinaan tatanan nilai, sikap, dan tindakan; sehingga mata pelajaran PKn tidak dianggap sebagai mata pelajaran pembinaan warga negara yang menekankan pada kesadaran akan hak dan kewajiban tetapi lebih cenderung menjadi mata pelajaran yang jenuh dan membosankan.<span id="more-15"></span><br />
Untuk menghadapi kritik masyarakat tersebut di atas, suatu model pembelajaran yang efektif dan efisien sebagai alternatif, yaitu model pembelajaran berbasis portofolio (porfolio based learning), yang diharapkan mampu melibatkan siswa dalam keseluruhan proses pembelajaran dan dapat melibatkan seluruh aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, serta secara fisik dan mental melibatkan semua pihak dalam pembelajaran sehingga siswa memiliki suatu kebebasan berpikir, berpendapat,aktif dan kreatif.<br />
Melalui model pembelajaran portofolio, selain diupayakan dapat membangkitkan minat belajar siswa secara aktif, kreatif, juga dapat mengembangkan pemahaman nilai-nilai kemampuan berpartisipasi secara efektif, serta diiringi suatu sikap tanggung jawab.<br />
Adapun alasan penggunaan model pembelajaran portofolio, yang mendasari kegiatan serta proses pembelajaran PKn mengacu pada pendekatan sistem : (1) CTL, &#8216;Contextual Teaching Learning&#8217;, dan (2) &#8216;Model Kegiatan Sosial dan PKn&#8217;.</p>
<p>(1) CTL, &#8216;Contextual Teaching Learning&#8217;</p>
<p>CTL adalah suatu bentuk pembelajaran yang memiliki karakteristik berikut :<br />
a. keadaan yang mempengaruhi langsung kehidupan siswa dan pembelajarannya;<br />
b. dengan menggunakan waktu/kekinian, yaitu masa yang lalu, sekarang, dan yang akan datang;<br />
c. lawan dari textbook centered;<br />
d. lingkungan budaya, sosial, pribadi, ekonomi, dan politik;<br />
e. belajar tidak hanya menggunakan ruang kelas, bisa dilakukan di dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara;<br />
f. mengaitkan isi pelajaran dengan dunia nyata dan memotivasi siswa membuat hubungan antara pengetahuan dengan penerapannya dalam kehidupan mereka; dan<br />
g. membekali siswa dengan pengetahuan yang fleksibel dapat diterapkan dari satu permasalahan ke permasalahan lain, dari satu konteks ke konteks lain.</p>
<p>Model CTL disebut juga REACT, yaitu Relating (belajar dalam kehidupan nyata), Experiencing (belajar dalam konteks eksplorasi, penemuan dan penciptaan), Applying (belajar dengan menyajikan pengetahuan untuk kegunaannya), Cooperating (belajar dalam konteks interaksi kelompok), dan Transfering (belajar dengan menggunakan penerapan dalam konteks baru/konteks lain)</p>
<p>(2) &#8216;Model Kegiatan Sosial dan PKn&#8217;</p>
<p>Model yang dipelopori oleh Fred Newman ini mencoba mengajarkan pada siswa bagaimana mempengaruhi kebijakan umum, dengan demikian pendekatan tersebut mencoba memperbaiki kehidupan siswa dalam masyarakat atau negara, dengan mencoba mengembangkan kompetensi lingkungan yang merupakan kemampuan siswa untuk mempengaruhi lingkungan, dan memberikan dampak pada keputusan-keputusan kebijakan, memiliki tingkat kompetensi dan komitmen sebagai pelaksana yang bermoral. Model ini mendorong partisipasi aktif siswa dalam kehidupan politik, ekonomi dan sosial dalam masyarakat.</p>
<p>Kedua model di atas, yang menjadi dasar acuan pendekatan sistem pada model pembelajaran portofolio membina siswa dalam rangka pemerolehan kompetensi lingkungan dan membekali siswa dengan life skill : civic skill, civic life, serta dapat mengembangkan dan membekali siswa bagaimana belajar ber-PKn-dengan pengetahuan dan keterampilan intelektual yang memadai serta pengalaman praktis agar memiliki kompetensi dan efektifitas dalam berpartisipasi, juga untuk membina suatu tatanan nilai terutama nilai kepemimpinan pada diri siswa, agar siswa dapat mempertanggungjawabkanb ucapan, sikap, perbuatan pada dirinya sendiri, kemudian pada masyarakat, bangsa, dan negara.</p>
<p>Implementasi model pembelajaran portofolio akan menjadikan PBM PKn yang sangat menyenangkan bagi siswa, bila pembelajaran tersebut beserta komponennya memiliki kegunamanfaatan bagi siswa dan kehidupannya.<br />
Pembelajaran PKn merupakan pendidikan nilai di tingkat persekolahan (SD, SLTP, dan SLTA). Dalam upaya meningkatkan kinerja profesional guru, yaitu membelajarkan siswa dapat belajar ber-PKn dalam laboratorium demokrasi, guru PKn dapat menggunakan pembelajaran portofolio sebagai salah satu alternatif pemecahan pembelajaran yang inovatif, yang secara langsung menjadi wahana pembinaan nilai kepemimpinan pada diri siswa dan secara tidak langsung menjadi wahana implementasi pendidikan budi pekerti bagi siswa.<br />
Model pembelajaran portofolio-metode pemecahan masalah- dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai potensi kebermaknaan siswa, baik berkenaan dengan aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik siswa, terutama pembinaan tatanan nilai, yaitu kepemimpinan diri pada siswa. Model ini sangat potensial dalam meningkatkan motivasi atau semangat belajar siswa, dengan tujuan agar siswa menjadi A Good Young Citizenship yang berkualitas sebagai warga negara yang cerdas, kreatif, partisipatif, prospektif, dan bertanggung jawab.<br />
Penggunaan model pembelajaran portofolio dalam pembelajaran PKn berimplikasi luas terhadap khasanah piranti professional guru sebagai seorang fasilitator, director-motivator, mediator, rekonstruktor pembelajaran bagi siswa, dalam upaya mengembangkan dan membekali sejumlah keterampilan dan wawasan life skill kewarganegaraan siswa, yaitu : civic life, civic skill, civic participation, yang wajib dimiliki oleh setiap insan, agar siswa dapat hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sesuai dengan hak dan kewajibannya.<br />
</font></font></font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=15&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/13/model-pembelajaran-portofolio-pendidikan-kewarganegaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APA YANG SEBENARNYA DICARI DENGAN KEKUASAAN?</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/02/apa-yang-sebenarnya-dicari-dengan-kekuasaan/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/02/apa-yang-sebenarnya-dicari-dengan-kekuasaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 14:37:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Apa yang Sebenarnya Dicari Dengan Kekuasaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Ketenaran?
Kekayaan?
Kehormatan?
Menjadi seorang pemimpin memiliki tanggung jawab yang sangat besar, seluruh hidupnya seharusnya digunakan untuk menjadi pelayan bagi masyarakat yang di pimpinnya. Apalagi dengan semua peraturan yang saat ini telah dibuat oleh pemerintah, seorang pemimpin dituntut untuk berhati-hati dalam menetapkan semua kebijakan. Apabila, ketenaran yang dicari akan lebih baik bila menjadi pemain sinetron atau bintang film. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=12&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span>Ketenaran?</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span>Kekayaan?</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span>Kehormatan?</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Menjadi seorang pemimpin memiliki tanggung jawab yang sangat besar, seluruh hidupnya seharusnya digunakan untuk menjadi pelayan bagi masyarakat yang di pimpinnya. Apalagi dengan semua peraturan yang saat ini telah dibuat oleh pemerintah, seorang pemimpin dituntut untuk berhati-hati dalam menetapkan semua kebijakan. Apabila, ketenaran yang dicari akan lebih baik bila menjadi pemain sinetron atau bintang film. Apabila kekayaan yang dicari lebih baik menjadi pedagang atau pengusaha. Dan apabila mencari kehormatan, maka jadikan semua tindakan dan tingkah laku tidak melanggar norma yang beredar di masyarakat dan yang telah di tetapkan oleh agama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Mungkin ada faktor lain, mengapa harus memperebutkan kekuasaan. Namun, bagi saya kekuasaan hanyalah penghambat bagi diri saya untuk berekspresi dan mengaktualisasikan diri karena kekuasaan akan membatasi waktu kita dengan hal-hal yang monoton dan menjemukan.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=12&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/02/02/apa-yang-sebenarnya-dicari-dengan-kekuasaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Topi Pak Guru</title>
		<link>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/01/29/topi-pak-guru/</link>
		<comments>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/01/29/topi-pak-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 10:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eriawankamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[CELOTEH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eriawankamil.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Peraturan di sebuah sekolah berbunyi: Apabila seorang guru terlambat masuk kelas selama 15 menit, kelas akan dibubarkan.  Seorang guru tiba lebih awal untuk mengajar pada pukul 09.00.  Dia meletakkan topinya di atas meja, lalu pergi ruang guru.
Tanpa disadari, waktu sudah menunjukkan pukul 09.10.  Saat dia tiba dikelas, ternyata sudah kosong.
Keesokan harinya, dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=10&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Peraturan di sebuah sekolah berbunyi: Apabila seorang guru terlambat masuk kelas selama 15 menit, kelas akan dibubarkan.  Seorang guru tiba lebih awal untuk mengajar pada pukul 09.00.  Dia meletakkan topinya di atas meja, lalu pergi ruang guru.</p>
<p>Tanpa disadari, waktu sudah menunjukkan pukul 09.10.  Saat dia tiba dikelas, ternyata sudah kosong.</p>
<p>Keesokan harinya, dia memberi peringatan kepada seluruh murid.  &#8220;Jika topi saya di sini, tandanya saya berada disini!&#8221;.  Pada hari berikutnya, guru tersebut tiba di kelas pukul 09.00.  Begitu dia memasuki kelas, yang didapatinya adalah 32 topi di atas 32 meja,dan tak seorangpun murid tampak batang hidungnya.<span id="more-10"></span></p>
<p>Sumber: Reader Digest</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/eriawankamil.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/eriawankamil.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eriawankamil.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eriawankamil.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eriawankamil.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eriawankamil.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eriawankamil.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eriawankamil.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eriawankamil.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eriawankamil.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eriawankamil.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eriawankamil.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eriawankamil.wordpress.com&blog=2361666&post=10&subd=eriawankamil&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eriawankamil.wordpress.com/2008/01/29/topi-pak-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5c900eab8b3b02e4ec90484f09afd963?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eriawankamil</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>